Artikel Terbaru
9:43 AM
Arya Ondrio, si Muda Berprestasi Penemu Manfaat Batu Ziolite
Written By Unknown on 9/26/13 | 9:43 AM
Tidak hanya keren secara fisik, pemuda satu ini memiliki otak yang
cukup encer. Buktinya, di usia yang masih muda, M Arya Ondrio (20) telah
mampu meneliti kegunaan dari batu zeolite untuk mengatasi keterbatasan
jumlah pohon yang kian hari semakin berkurang, dalam mengatasi masalah
polusi.
Arya mengungkapkan, kalau batu zeolite ini dapat berfungsi sebagai stomata dan klorofil seperti yang terdapat di dalam pohon. Tidak susah baginya untuk menemukan bebatuan ini. Sebab, bebatuan jenis zeolite ini dapat ditemukan di dalam akuarium, yang sudah pasti banyak dijual di toko-toko penjual ikan hias.
Tidak mudah bagi Arya untuk melakukan penelitian ini. Butuh waktu 4 tahun lebih, untuk benar-benar memastikan penemuannya itu berguna atau tidak untuk khalayak ramai.
"Tidak hanya itu, bahkan saya harus meneliti 80 varian batu dan tumbuhan. Sampai pada akhirnya, saya menemukan batu zeolite sebagai media utama dari penelitian ini," kata Arya yang baru 2 minggu menjabat sebagai Gren Ambassador HiLo 2013.Alasan Arya memilih batuan zeolite karena jenis batuan ini sangat mudah ditemukan. Selain itu, harga satu kantong bebatuan ini tidak perlu merogeh kocek terlalu dalam. Hanya Rp 3 ribu saja, bebatuan ini dapat digunakan dalam jangka waktu 1 sampai 3 bulan lamanya.
Alasan lain menggunakan batu zeolite ini karena memiliki 4 atom molekuler yang cukup unik.
"Tapi, dari silikon atom, oksigen atom, aluminium atom, hanya 3 yang akan terisi, dan 1 yang kosong. Ini yang akan menangkap karbondioksida dan melepaskan oksigen," tambah dia.
Untuk prosesnya sendiri, Arya mengaku dibantu dengan alat yang mampu mereduksi senyawa negatif. Sehingga, proses yang berjalan kurang lebih 8 jam. "Setelah dia menangkap, dia akan memroses secara kimia dengan bebatuan ziolite ini," jelas dia.
"Bentuknya seperti pohon," tambah dia. (sumber : Liputan6.com)
Arya mengungkapkan, kalau batu zeolite ini dapat berfungsi sebagai stomata dan klorofil seperti yang terdapat di dalam pohon. Tidak susah baginya untuk menemukan bebatuan ini. Sebab, bebatuan jenis zeolite ini dapat ditemukan di dalam akuarium, yang sudah pasti banyak dijual di toko-toko penjual ikan hias.
Tidak mudah bagi Arya untuk melakukan penelitian ini. Butuh waktu 4 tahun lebih, untuk benar-benar memastikan penemuannya itu berguna atau tidak untuk khalayak ramai.
"Tidak hanya itu, bahkan saya harus meneliti 80 varian batu dan tumbuhan. Sampai pada akhirnya, saya menemukan batu zeolite sebagai media utama dari penelitian ini," kata Arya yang baru 2 minggu menjabat sebagai Gren Ambassador HiLo 2013.Alasan Arya memilih batuan zeolite karena jenis batuan ini sangat mudah ditemukan. Selain itu, harga satu kantong bebatuan ini tidak perlu merogeh kocek terlalu dalam. Hanya Rp 3 ribu saja, bebatuan ini dapat digunakan dalam jangka waktu 1 sampai 3 bulan lamanya.
Alasan lain menggunakan batu zeolite ini karena memiliki 4 atom molekuler yang cukup unik.
"Tapi, dari silikon atom, oksigen atom, aluminium atom, hanya 3 yang akan terisi, dan 1 yang kosong. Ini yang akan menangkap karbondioksida dan melepaskan oksigen," tambah dia.
Untuk prosesnya sendiri, Arya mengaku dibantu dengan alat yang mampu mereduksi senyawa negatif. Sehingga, proses yang berjalan kurang lebih 8 jam. "Setelah dia menangkap, dia akan memroses secara kimia dengan bebatuan ziolite ini," jelas dia.
"Bentuknya seperti pohon," tambah dia. (sumber : Liputan6.com)
Labels:
COWOK KEREN,
TOP PROFIL
9:41 AM
Ravi Murdianto: Pahlawan Indonesia di Final AFF U19 2013
Written By Unknown on 9/24/13 | 9:41 AM
Ravi Murdianto menjadi pahlawan Indonesia untuk menjadi juara AFF U19 2013. Penjaga gawang yang turut mengantar Garuda Muda
asuhan Indra Sjafri menjuarai HKFA 2012 ini, melakukan serangkaian
penyelamatan gemilang sepanjang 120 menit. Plus, menepis dua eksekusi
penalti Vietnam dalam drama adu penalti.
Peran Ravi Murdianto yang kelahiran 8 Januari 1995 ini memang ‘tak tergantikan’ sepanjang AFF Youth Championship 2013. Ketenangannya di depan gawang membuat para pemain belakang Garuda Muda menaruh kepercayaan penuh pada pundak kiper Perserang tersebut.
Kekhawatiran sempat menyelimuti ketika dalam pertandingan melawan Timor Leste di semifinal, Ravi mengalami cedera. Hal yang membuat Rully Desrian menggantikannya sebagai penjaga gawang.
Kegemilangan Ravi sendiri, kembali terbukti di partai puncak. Ia adalah tokoh yang membuat Indonesia bisa bertahan sepanjang 120 menit, terutama dalam 70 menit awal ketika Vietnam beberapa kali mencecar pertahanan Indonesia.
Aksinya menghalau peluang Nguyen Chong Phuong dari jarak dekat di babak pertama, hanyalah satu dari sekian kegemilangan.
Puncaknya dalam drama adu penalti. Ravi sukses memblok tendangan eksekutor kedua dan kesembilan Vietnam. Hingga akhirnya, Timnas U19 mencapai apa yang selama ini dirindukan suporter sepakbola Indonesia … gelar juara!
Tekad Ravi Murdianto selama ini, membayar kepercayaan pelatih dengan trofi Piala AFF U19 terjawab sudah. Kelak, bukan tidak mungkin pria ini yang akan menjadi penjaga gawang yang mengantar trofi-trofi berikutnya untuk Garuda. Tak hanya di tingkat junior, tapi juga senior. Tak hanya ASEAN, tapi juga Asia.
Peran Ravi Murdianto yang kelahiran 8 Januari 1995 ini memang ‘tak tergantikan’ sepanjang AFF Youth Championship 2013. Ketenangannya di depan gawang membuat para pemain belakang Garuda Muda menaruh kepercayaan penuh pada pundak kiper Perserang tersebut.
Kekhawatiran sempat menyelimuti ketika dalam pertandingan melawan Timor Leste di semifinal, Ravi mengalami cedera. Hal yang membuat Rully Desrian menggantikannya sebagai penjaga gawang.
Kegemilangan Ravi sendiri, kembali terbukti di partai puncak. Ia adalah tokoh yang membuat Indonesia bisa bertahan sepanjang 120 menit, terutama dalam 70 menit awal ketika Vietnam beberapa kali mencecar pertahanan Indonesia.
Aksinya menghalau peluang Nguyen Chong Phuong dari jarak dekat di babak pertama, hanyalah satu dari sekian kegemilangan.
Puncaknya dalam drama adu penalti. Ravi sukses memblok tendangan eksekutor kedua dan kesembilan Vietnam. Hingga akhirnya, Timnas U19 mencapai apa yang selama ini dirindukan suporter sepakbola Indonesia … gelar juara!
Tekad Ravi Murdianto selama ini, membayar kepercayaan pelatih dengan trofi Piala AFF U19 terjawab sudah. Kelak, bukan tidak mungkin pria ini yang akan menjadi penjaga gawang yang mengantar trofi-trofi berikutnya untuk Garuda. Tak hanya di tingkat junior, tapi juga senior. Tak hanya ASEAN, tapi juga Asia.
Labels:
COWOK KEREN,
TOP PROFIL
8:30 AM
Penemu Benua Amerika
Bu Guru: Lasse’, maju kedepan, tolong tunjuk dipeta mana benua amerika..
Lasse’: Ini bu (sambil mengarahkan telunjuknya yg agak dekil ke benua amerika)
Bu Guru: Tepat sekali. tepuk tangan buat Lasse’,
Anak-Anak: (satu kelaspun bertepuk tangan kepada Lasse’) prok… prok… prokk… (sementara itu, Lasse tersipu karena bangga)
Bu Guru: Nah Anak-anak, siapa yang tau? siapa yang menemukan benua amerika?
Satu kelas: Lasse bu…… (Mendengar nama Lasse disebut oleh temannya, sekali lagi Lasse tersipu karena bangga)
Bu Guru: ????
Lasse’: Ini bu (sambil mengarahkan telunjuknya yg agak dekil ke benua amerika)
Bu Guru: Tepat sekali. tepuk tangan buat Lasse’,
Anak-Anak: (satu kelaspun bertepuk tangan kepada Lasse’) prok… prok… prokk… (sementara itu, Lasse tersipu karena bangga)
Bu Guru: Nah Anak-anak, siapa yang tau? siapa yang menemukan benua amerika?
Satu kelas: Lasse bu…… (Mendengar nama Lasse disebut oleh temannya, sekali lagi Lasse tersipu karena bangga)
Bu Guru: ????
Labels:
UNIK DAN LUCU
8:26 AM
Perpustakaan
Riu berjalan ke perpustakaan, melihat sekeliling, dan mengantri menemui penjaga perpustakaan.
Saat ia ketemu dengan penjaga perpustakaan, ia dengan keras berkata, “Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar.”
Si petugas perpustakaan menatapnya sejenak, lalu berbisik pada Riu, “Ehem, baru pertama kali masuk disini yah? inikan perpustakaan!”
Riu lalu mengangguk dan berkata lgi, “Oh iya, aku lupa.”
Kemudian dia berbisik sepelan mungkin, “Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar.”
Mendengar bisikan Riu, Petugas Perpustakaan pun balik berbisik ke Riu, “Maksud saya bukan begituu… tapi, disini tidak ada makanan dan minuman kecuali buuuukuuuuuu… ato mau rasakan bagaimana rasanya makan buku???
Saat ia ketemu dengan penjaga perpustakaan, ia dengan keras berkata, “Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar.”
Si petugas perpustakaan menatapnya sejenak, lalu berbisik pada Riu, “Ehem, baru pertama kali masuk disini yah? inikan perpustakaan!”
Riu lalu mengangguk dan berkata lgi, “Oh iya, aku lupa.”
Kemudian dia berbisik sepelan mungkin, “Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar.”
Mendengar bisikan Riu, Petugas Perpustakaan pun balik berbisik ke Riu, “Maksud saya bukan begituu… tapi, disini tidak ada makanan dan minuman kecuali buuuukuuuuuu… ato mau rasakan bagaimana rasanya makan buku???
Labels:
UNIK DAN LUCU
8:21 AM
MUADZIN PALING TERKENAL
Tahukah kamu siapa nama muadzin atau yang suka mengumandangkan
adzan yang paling terkenal di Indonesia. Saking terkenalnya, maka adzan
muadzin tersebut selalu berkumandang setiap waktu Maghrib, bahkan di
seluruh stasiun televisi baik TVRI maupun swasta?
……………………………..
……………………………….
………………………………….
……………………………….
jawabnya: Ustadz “Saat”
karena setiap maghrib di semua stasiun televisi akan tertulis “SAAT mengumandangkan adzan maghrib.”
he he he he ……………………………………
……………………………..
……………………………….
………………………………….
……………………………….
jawabnya: Ustadz “Saat”
karena setiap maghrib di semua stasiun televisi akan tertulis “SAAT mengumandangkan adzan maghrib.”
he he he he ……………………………………
Labels:
UNIK DAN LUCU
12:29 AM
BBM untuk Android & iOS Dipastikan Delay
Written By Unknown on 9/22/13 | 12:29 AM
Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM)
seharusnya sudah bisa digunakan oleh pengguna Android. Sebab, sebelumnya
BlackBerry menjanjikan BBM akan hadir di Android dan iPhone pada akhir
pekan ini. BBM untuk iPhone sempat hadir di Apple App Store. Namun,
hingga Minggu (22/9/2013) pagi, belum ada tanda-tanda kemunculan
aplikasi BBM di Google Play Store.
Alih-alih mengumumkan ketersediaan BBM di Android, BlackBerry justru menunda kehadiran BBM untuk Android, dan menarik kembali aplikasi untuk iPhone. Kenapa? Dalam sebuah publikasi di blog resmi BlackBerry, Minggu (22/9/2013), perusahaan mengungkap alasan tertundanya aplikasi BBM di Android. Menurut BlackBerry, akar permasalahannya berasal dari file instalasi aplikasi BBM tak resmi. "Akibatnya, versi yang belum pernah dirilis ini menyebabkan masalah, dan kami sedang mencoba menyelesaikan masalah
ini sepanjang hari," tulis Luke Reimer, Manajer Bisnis Media Sosial BlackBerry.
Beberapa jam sebelum BBM meluncur di Android dan iPhone, file instalasi BBM dengan format .apk (format aplikasi untuk Android) memang beredar di internet. Menurut Reimer, jumlah pengguna BBM bertambah menjadi 1,1 juta orang dalam waktu delapan jam. Tetapi, hal ini justru menyebabkan masalah teknis bagi BlackBerry. Tim teknis BlackBerry mengaku tetap berusaha membawa BBM di perangkat Android dan iPhone. Untuk sementara, perusahaan harus menarik kembali aplikasi BBM yang telanjur
beredar, termasuk dari toko aplikasi online Apple App Store.
Kendati demikian, Reimer mengatakan, pelanggan yang sudah mengunduh BBM di iPhone tetap bisa menggunakan BBM. Aplikasi BBM untuk iPhone sempat tersedia di Apple App Store pada Sabtu (21/9/2013) sejak pukul 22.00 WIB. Sementara itu, aplikasi BBM di Android yang masih dalam tahap uji coba atau tidak resmi akan dinonaktifkan. Pengguna Android yang telanjur mengunduh aplikasi tersebut harus mengunjungi situs web www.bbm.com untuk mendaftar dan update aplikasi BBM resmi untuk Android.
BlackBerry tidak mengungkap kapan perusahaan akan kembali merilis aplikasi BBM resmi untuk Android dan iPhone. Reimer menegaskan, masalah yang ditimbulkan dari aplikasi BBM di Android dan iPhone ini tidak akan berdampak pada layanan BBM untuk pengguna ponsel BlackBerry. (sumber : kompas.com)
Alih-alih mengumumkan ketersediaan BBM di Android, BlackBerry justru menunda kehadiran BBM untuk Android, dan menarik kembali aplikasi untuk iPhone. Kenapa? Dalam sebuah publikasi di blog resmi BlackBerry, Minggu (22/9/2013), perusahaan mengungkap alasan tertundanya aplikasi BBM di Android. Menurut BlackBerry, akar permasalahannya berasal dari file instalasi aplikasi BBM tak resmi. "Akibatnya, versi yang belum pernah dirilis ini menyebabkan masalah, dan kami sedang mencoba menyelesaikan masalah
ini sepanjang hari," tulis Luke Reimer, Manajer Bisnis Media Sosial BlackBerry.
Beberapa jam sebelum BBM meluncur di Android dan iPhone, file instalasi BBM dengan format .apk (format aplikasi untuk Android) memang beredar di internet. Menurut Reimer, jumlah pengguna BBM bertambah menjadi 1,1 juta orang dalam waktu delapan jam. Tetapi, hal ini justru menyebabkan masalah teknis bagi BlackBerry. Tim teknis BlackBerry mengaku tetap berusaha membawa BBM di perangkat Android dan iPhone. Untuk sementara, perusahaan harus menarik kembali aplikasi BBM yang telanjur
beredar, termasuk dari toko aplikasi online Apple App Store.
Kendati demikian, Reimer mengatakan, pelanggan yang sudah mengunduh BBM di iPhone tetap bisa menggunakan BBM. Aplikasi BBM untuk iPhone sempat tersedia di Apple App Store pada Sabtu (21/9/2013) sejak pukul 22.00 WIB. Sementara itu, aplikasi BBM di Android yang masih dalam tahap uji coba atau tidak resmi akan dinonaktifkan. Pengguna Android yang telanjur mengunduh aplikasi tersebut harus mengunjungi situs web www.bbm.com untuk mendaftar dan update aplikasi BBM resmi untuk Android.
BlackBerry tidak mengungkap kapan perusahaan akan kembali merilis aplikasi BBM resmi untuk Android dan iPhone. Reimer menegaskan, masalah yang ditimbulkan dari aplikasi BBM di Android dan iPhone ini tidak akan berdampak pada layanan BBM untuk pengguna ponsel BlackBerry. (sumber : kompas.com)
Labels:
KABAR
8:41 AM
LIPI : Kirim Lima Siswa Berprestasi ke Amerika
Written By Unknown on 9/21/13 | 8:41 AM
Intel Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdub) mengirim lima siswa Indonesia berprestasi ke Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Mereka akan berkompetisi dalam ajang Internasional Science and Engineering Fair (ISEF) yang disponsori Intel.
Kelima siswa tersebut adalah Jovitha Nathania, Maria Christina Yolenta Lestari, dan Rosinta Handinata dari SMA Tarsisius 1 Jakarta. Kemudian Hani Devinta Sari dari SMA 63 Jakarta, dan Muhammad Imadudin Siddiq dari SMAIT Insantama Bogor.
Mereka terbagi dalam tiga kelompok yang masing-masing mempresentasikan proyek penelitian yang berjudul "Having Fun Learning about Coral" (Jovitha, Maria, dan Rosinta), "Magic Test Paper: Formaldehyde Test Kid Derived from Natural Blue Pigment of Clitora Ternatea Flower Extract" (Hani Devinta), dan "Utilization of Eggshel Waste as Ant Repellent for Bio-plastic Food Packaging" (Muhammad Imadudin Siddiq).
Pelepasan kelima siswa tersebut ke Negeri Paman Sam dilakukan dalam gelaran Intel Education Day di Auditorium Lantai 3 Gedung Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Acara ini sekaligus tonggak baru yang semakin memperkuat komitmen Intel terhadap dunia pendidikan di Indonesia.
Director of Public Affairs Intel Indonesia Deva Rachman mengatakan, kelima siswa sebelumnya telah mencapai prestasi membanggakan dengan menjuarai Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Nasional yang diprakarsai LIPI. Selanjutnya, Intel yang sudah bekerja sama dengan LIPI memastikan mereka mewakili Indonesia berkompetisi di ISEF.
"Selama 12-17 Mei, kelima perwakilan Indonesia ini berkompetisi dan menunjukkan inovasi ilmiah mereka bersama 1.500 pelajar lain dari 50 negara di dunia. Hadiah kompetisi ini USD 3 juta," katanya.
Deva mengatakan, misi yang dibangun Intel merupakan bagian dari menyiapkan tenaga terampil di Indonesia. Khususnya peneliti atau periset pada masa mendatang. Diprediksi pada 2030, Indonesia menjadi kekuatan nomor tujuh dunia secara ekonomi dan membutuhkan 113 juta tenaga terampil.
"Saat ini jumlah peneliti kita 8.000 orang. Seharusnya untuk menjadi negara maju kita mempunyai tenaga peneliti yang lebih besar. Lewat kegiatan ini diharapkan muncul motivasi bagi generasi muda menjadi peneliti masa depan," terangnya.
Vice President Sales and Marketing Group Intel Corporation Gregory Bryant mengapresiasi keberhasilan lima siswa yang terpilih mewakili Indonesia. Ia berharap duta bangsa ini meraih prestasi membanggakan di ajang internasional.
"ISEF merupakan ajang kompetisi terbesar di dunia sejak 1997 di bidang sains dan teknik. Memacu semangat generasi muda untuk kepentingan ekonomi global dan masa depan dunia," terangnya.
Intel, lanjut Gregory, juga terus berinvestasi di bidang pendidikan termasuk di Indonesia. Pabrikan prosesor tersebut sadar bahwa pendidikan sangat menentukan kemajuan suatu bangsa dan dunia.
Nada optimistis juga diungkapkan Wakil Duta Besar Indonesia Kristen F Bausar. Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang diprioritaskan pemerintahnya dan pemerintah Indonesia. Indonesia menginginkan meningkatnya siswa yang studi di Amerika, begitu pun sebaliknya.
"Tim Indonesia pernah menjuarai olimpiade sains yang digelar oleh NASA, semoga tim ini meraih hasil yang serupa," pungkasnya.
Sementara, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengucapkan selamat berjuang kepada para siswa berprestasi
Kelima siswa tersebut adalah Jovitha Nathania, Maria Christina Yolenta Lestari, dan Rosinta Handinata dari SMA Tarsisius 1 Jakarta. Kemudian Hani Devinta Sari dari SMA 63 Jakarta, dan Muhammad Imadudin Siddiq dari SMAIT Insantama Bogor.
Mereka terbagi dalam tiga kelompok yang masing-masing mempresentasikan proyek penelitian yang berjudul "Having Fun Learning about Coral" (Jovitha, Maria, dan Rosinta), "Magic Test Paper: Formaldehyde Test Kid Derived from Natural Blue Pigment of Clitora Ternatea Flower Extract" (Hani Devinta), dan "Utilization of Eggshel Waste as Ant Repellent for Bio-plastic Food Packaging" (Muhammad Imadudin Siddiq).
Pelepasan kelima siswa tersebut ke Negeri Paman Sam dilakukan dalam gelaran Intel Education Day di Auditorium Lantai 3 Gedung Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Acara ini sekaligus tonggak baru yang semakin memperkuat komitmen Intel terhadap dunia pendidikan di Indonesia.
Director of Public Affairs Intel Indonesia Deva Rachman mengatakan, kelima siswa sebelumnya telah mencapai prestasi membanggakan dengan menjuarai Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Nasional yang diprakarsai LIPI. Selanjutnya, Intel yang sudah bekerja sama dengan LIPI memastikan mereka mewakili Indonesia berkompetisi di ISEF.
"Selama 12-17 Mei, kelima perwakilan Indonesia ini berkompetisi dan menunjukkan inovasi ilmiah mereka bersama 1.500 pelajar lain dari 50 negara di dunia. Hadiah kompetisi ini USD 3 juta," katanya.
Deva mengatakan, misi yang dibangun Intel merupakan bagian dari menyiapkan tenaga terampil di Indonesia. Khususnya peneliti atau periset pada masa mendatang. Diprediksi pada 2030, Indonesia menjadi kekuatan nomor tujuh dunia secara ekonomi dan membutuhkan 113 juta tenaga terampil.
"Saat ini jumlah peneliti kita 8.000 orang. Seharusnya untuk menjadi negara maju kita mempunyai tenaga peneliti yang lebih besar. Lewat kegiatan ini diharapkan muncul motivasi bagi generasi muda menjadi peneliti masa depan," terangnya.
Vice President Sales and Marketing Group Intel Corporation Gregory Bryant mengapresiasi keberhasilan lima siswa yang terpilih mewakili Indonesia. Ia berharap duta bangsa ini meraih prestasi membanggakan di ajang internasional.
"ISEF merupakan ajang kompetisi terbesar di dunia sejak 1997 di bidang sains dan teknik. Memacu semangat generasi muda untuk kepentingan ekonomi global dan masa depan dunia," terangnya.
Intel, lanjut Gregory, juga terus berinvestasi di bidang pendidikan termasuk di Indonesia. Pabrikan prosesor tersebut sadar bahwa pendidikan sangat menentukan kemajuan suatu bangsa dan dunia.
Nada optimistis juga diungkapkan Wakil Duta Besar Indonesia Kristen F Bausar. Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang diprioritaskan pemerintahnya dan pemerintah Indonesia. Indonesia menginginkan meningkatnya siswa yang studi di Amerika, begitu pun sebaliknya.
"Tim Indonesia pernah menjuarai olimpiade sains yang digelar oleh NASA, semoga tim ini meraih hasil yang serupa," pungkasnya.
Sementara, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengucapkan selamat berjuang kepada para siswa berprestasi
Labels:
KABAR,
TREND WOLES









